From : My
Heart
To : You and Your heart
Hai, sudah lama ya aku tidak
berjumpa dan memberi kabar untukmu.
Walaupun kamu tidak (mau) ingat denganku, aku akan selalu ingat
kamu di manapun dan kapanpun.
Mungkin saat membaca surat
ini, kamu akan menertawakan surat ini
bersama teman-temanmu. Kamu mungkin anggap surat yang aku tulis tidaklah
penting bagimu. Tapi kamu tahu? Justru
tertwaanmu yang mengejek itu adalah salah satu bagian yang kurindukan bagimu. Aku
harusnya mengerti, betapa bodohnya aku menulis surat ini untukmu. Dan aku tambah terlihat bodoh jika aku
merindukanmu dan mempedulikanmu. Tapi aku tak peduli. Aku memang benar-benar
rindu kamu! Sesuatu yang dipaksakan itu memang tidak baik, maka, aku tidak
memaksamu untuk mengingatku, merinduku, apalagi kembali seperti kamu yang dulu.
Aku bukannya sok tahu tentang kamu, tapi aku tahu, hatimu masih menyimpan
sisa-sisa kenangan itu. Jauh dibalik ini, kamu itu masih sama kayak dulu. Aku
tahu yang kamu rasakan.
Maaf jika aku memaksamu selama
ini. Aku sekarang mengerti. Semoga sekarang kamu mengerti juga.
Syukran,
With Love.
posting sebelumnya A Letter to Your Heart