Monday, March 25, 2013

A Letter to (You and) Your Heart.




From        : My Heart
To             : You and Your heart

Hai, sudah lama ya aku tidak berjumpa dan memberi kabar untukmu.  Walaupun kamu tidak (mau) ingat denganku, aku akan selalu ingat kamu  di manapun dan kapanpun.

Mungkin saat membaca surat ini,  kamu akan menertawakan surat ini bersama teman-temanmu. Kamu mungkin anggap surat yang aku tulis tidaklah penting bagimu.  Tapi kamu tahu? Justru tertwaanmu yang mengejek itu adalah salah satu bagian yang kurindukan bagimu. Aku harusnya mengerti, betapa bodohnya aku menulis surat ini untukmu.  Dan aku tambah terlihat bodoh jika aku merindukanmu dan mempedulikanmu. Tapi aku tak peduli. Aku memang benar-benar rindu kamu! Sesuatu yang dipaksakan itu memang tidak baik, maka, aku tidak memaksamu untuk mengingatku, merinduku, apalagi kembali seperti kamu yang dulu. Aku bukannya sok tahu tentang kamu, tapi aku tahu, hatimu masih menyimpan sisa-sisa kenangan itu. Jauh dibalik ini, kamu itu masih sama kayak dulu. Aku tahu yang kamu rasakan.

Maaf jika aku memaksamu selama ini. Aku sekarang mengerti. Semoga sekarang kamu mengerti juga.




Syukran,
With Love.


posting sebelumnya  A Letter to Your Heart