Monday, August 29, 2011

Sunday, August 28, 2011

Sebuah Catatan Perasaanku (Kehilangan #part 2)


Tak ada yang dapat mengetahui
Apa yang sebenarnya ada di dalam hatiku ini
Terkadang aku tak mengerti
Kehendak dan keinginan hatiku
Hatiku mungkin belum bisa bicara
Yang hanya dapat menangis dan meronta
Tak tahu apa yang dimaksudkannya
Aku mencoba menuruti apa kemauan hatiku
Namun hatiku tetap saja menangis, menjerit

Hatiku tenanglah.. 
Aku sudah menuruti permintaanmu
Agar orang yang kau harapkan datang tenangkanmu
Apalagi yang kau mau wahai hatiku ?
Jangan menangis.. Dia di sini, bersama kita..
Dia takkan hilang dan pergi
Percayalah padaku

(Friday, 14 January 2011)

Saturday, August 27, 2011

Dream (Again, again, and again)


Pagi itu langit mendung dan hujan rintik". langit seakan gambarkan suasana hati murid' disklhku. kami telah kehilangan salah satu guru terbaik kami. kami tak sanggup untuk melepasnya sekarang. apalagi ini tahun terakhir di sekolahku (╥_╥)
"Maafkan saya, saya sudah tidak bisa mengajar lagi..." kata beliau sambil memegangi bagian perut bawah sebelah kanan. tunggu.. perut bagian bawah sebelah kanan? itu kan hati..? aku jd ingat sesuatu.. jadi itukah sebabnya beliau tak bisa mengajar lagi disini? "jangan pergi.. tetaplah mengajar disini.." kata kami sambil menangis sesenggukan. "sekali lagi saya minta maaf , saya benar-benar harus pergi. saya tidak bisa mengajar lagi.."
sehari kemudian, guru pengganti beliau pun tiba. bu fatimah namanya. kami terlihat masih berat melepas guruku yang lama. bahkan aku sangat membenci bu fatimah. bikin ngantuk, ngajarnya nggak enak pula-,-
kami ingin beliau kembali!
kami rindukan beliau!

UNTUNG CUMA MIMPI , jangan sampe laaaaah! tepati janjimu padakuu ;)

syukran :D

Thursday, August 25, 2011

The Story of Pesantren Ramadhan Ikhlas 1432 H

Prolog
Akhirnya momen tahunan itu tiba. Pe-san-tren. Kegiatan yang paling nggak ditunggu-tunggu setiap tahun (bagiku). Tapi jujur aja bikin penasaran. Soalnya, pesantren-lah yang mempengaruhi  hidupku selama hampir 3 tahun. Dan setiap tahun itu pula ada aja kejadian-kejadian yang nggak terduga. Menurutku pesantren adalah suatu kegiatan yang bisa mempertemukan dan mendekatkan aku pada sesuatu atau seseorang. Contohnya nyata banget dan jelas dipandang dan dirasakan.
Sekarang mending baca dan perhatikan kisah pesantren tahun ini yang mungkin bakalan jadi the last part. Yang paling penting kisah yang diketik hampir 2 setengah jam ini jangan disindir (ha-ha). Ok, check this out!
Senin,  22 Agustus 2011.
Tepat pukul 13.30, aku mulai memasukkan barang-barang ke dalam mobil dan segera berangkat. Perjalanan ke sekolah terasa sangat berat. Baru pertama kali aku merasakan berat meninggalkan rumah buat pesantren. Padahal tahun-tahun sebelumnya biasa aja.
Sampe di sekolah, aku nggak langsung menata barang-barang di kamar, harus daftar ulang dulu. Setelah daftar ulang dan mendapat ID card baru deh menata barang di kamar. Setelah menata aku merebahkan diri di kasur yang barusan aku tata sambil menunggu instruksi selanjutnya.
Nggak beberapa lama kemudian, guru kami menyuruh untuk turun dan menunaikan ibadah solat asar yang dilanjutin sama pembukaan. Nah ini nih, momen yang nggak aku ingin momen itu ada. Aku bingung nyeritainnya kayak gimana. Intinya, ada insiden memalukan yang disaksikan oleh pak kepsek dan para guru lainnya, yang membuat aku hampir membatalkan puasaku dengan meneteskan air mata. Nggak cuma sampai di situ. Baru aja aku nyampe di kamar, rahasia terbesarku yang berusaha aku simpan dari angkatan 8 akhirnya terbongkar! Sumpah langsung galaw beraaaat :”
Jam 17.00, kami segera turun ke lapangan untuk menunggu waktu berbuka sambil mendengarkan sedikit tausiyah. Sebenarnya sih bukan tausiyah. Apaan terus? Ya itulah pokoknya, semacam itu hehe. Setengah jam kemudian, hore.. saatnya buka! :D
Setelah solat magrib dan makan besar, saat ini belum ada kejadian yang aneh-aneh lagi. Baru pas mau solat isya', mulai ada kejadian lagi. Ya, nggak terlalu serius. Cuma membuat sesuatu yang selama ini tak terjadi lagi yaitu penyindiran -_-. Tapi jujur aja, sebenarnya dengan penyindiran, seperti yang aku dah bilang di awal, pesantren adalah suatu momen yang bisa mempertemukan atau mendekatkan kita pada seseorang. Akibat penyindiran, yang tadinya terasa saling membenci dan jauh sekarang jadi dekat.
Malam pertama pesantren, seperti biasa.. nggak bisa tidur. Masih terjadi gegar budaya dalam diri ini. Padahal udah 3 kali ngikutin pesantren. Selain itu dingin pula. Lebih dingin daripada rumahku. ha-ha.
Selasa, 23 Agustus 2011
Gara-gara nggak bisa tidur semalam, akibatnya pas dibangunin sama guru pendamping, mata serasa masih 5 watt-_-. Ngantuk bangeeeet. Sahur malam ini juga nggak begitu selera. Rasanya pengin mual terus. Aku ngga begitu inget sama momen ini. Yang jelas seperti yang aku ceritakan di atas. Pas kuliah subuh juga gitu. Mata masih 5 watt ngga ada peningkatan. Aku pengin tidur lagiiii haha. Selanjutnya mandi. Ini kegiatan yang nggak paling kusuka. kenapa? ngantrinya kayak ngantri sembako. Hari ini aja baru dapet kamar mandi jam 6.45. 
Setelah mandi dan solat dhuha, dilanjutin sama apa anak-anak...? yaa, materi. Jam pertama, diisi oleh.. ngga usah disebut ya (yg jelas bukan AR 1). Ngantuk bangeeet. sumfah, ana zuzur wehehe.
Nah, ini nih materi favoritku yang bikin mata jadi 50 watt. Diisi sama AR 2! Pertama masuk sih, sempat ada pandangan buruk sama guru baru satu ini. Tapi setelah masuk ke materi, mata jadi terbuka lebar dan syaraf-syaraf wajah jadi ngga tegang. ketawa terus. aseeeek :D  Tapi di materi ini ada hal yang paling nggak aku inginkan dan nggak terduga. Rahasia tentang AR 1 yang selama ini berusaha aku jaga biar AR 2 nggak tahu, akhirnya rahasia itu dangan sukses terdengar ke telinga AR 2. Dan bisa ditebak penyindiran pun terjadi.


Setelah materi jam ke 2, dilanjutin sama apa ya? lupa aku haha. Kita langsung aja ke momen hasta karya. Biasaaa, saat hasta karya mbahas humas teyus-_-. Tapi untungnya hasta karya yang kali ini cukup memuaskan meski ada sedikit kekurangan. Tapi setidaknya kita udah berusaha :)
Selanjutnya adalah mandi sore. Lebih parah daripada yg pagi. Ada acara air habis segala lagi. Tapi untungnya masih bisa mengikuti kegiatan selanjutnya dengan baik. Hari ini bakal kejadian yang aku kira bakal menakutkan, Yaitu kedatangan alumni. Tapi untungnya yang dateng cuma angkatan ke 5. Bukan angkatan ke 2 seperti yang aku takutkan. Dan kedatangan mereka tak terlalu bepengaruh sama aku-_-. 
Di hari kedua ini, penyindiran makin parah malah merembet sampe kejadian 26 November 2010 ituu aa :"
Rabu, 24 Agustus 2011
Akhirnya, tadi malam aku bisa tertidur pulas. Tapi mimpinya ngga enak banget. Aku mimpi kehilangan lagi :" . Bangun-bangun langsung nyesek dan ngga tau kenapa pas makan saur itu perasaanku ngga enak terus. Sampe aku ngga selera makan lagi.
Seperti hari sebelumnya, mata masih 5 watt sampe kuliah subuh. Bahkan sampe materi jam ke 2 udah hampir ngga ada 1 watt ha-ha. Baru setelah materi jam ke 3, mata terbuka. Karena di materi itu seru, banyak teka-teki yang berhubungan sama al Quran.
Setelah itu aku istirahat bentar terus mandi deh. Kali ini harus mandi cepet soalnya hari ini bakalan lomba menyanyi mewakili kelasku 9che tercinta ♥ . 
Sebenernya ini momen yang agak menakutkan. Kenapa? aku takut orang-orang yang aku maksud melihat aku.Tapi ternyata mereka yang kumaksud tak hadir disana. Good :)
Oya, aku baru inget kalo hari ini udah 2 tahun awal mula perjodohan itu. Terkesan dan nyesek kalo ingat itu. haduhaduh-_-. Biasanya sih 'seremoni' ini hormat sama humas beneran tapi kali ini diwakilkan sama anaknya aja ya ha-ha (ngga penting).Aku masih inget banget gimana urutan cerita yang terjadi waktu aku masih kelas 7 itu. Mulai waktu buka waktu gelas aku ketinggalan sampe waktu nonton film. 


Buka puasa kali ini ada kejadian yang sempet buat aku agak takut dan salting sendiri. Pas itu aku mau buang kerdus bekas makan. Pas mau menuju tempat membuang tiba-tiba ketemu sama seorang anak yang kayaknya udah pernah kenal satu sama lain. Tapi aku nggak inget bangeeet itu siapa. Sumpah aku jadi kayak orang lola tau nggak. Parahnya lagi, waktu solat terawih (yang diimami AR 1) sebelahan sama itu lagi! aduh SEBENARNYA ITU SIAPA ?
Nah, ini nih saat-saat yang ditunggu-tunggu dimalam terakhir. Nonton film! Karena momen inilah yang mengakibatkan perjodohan itu terjadi. Ngga cuma momennya aja yang mendukung, tapi juga filmnya! Sumpah, film ini banyak penyindiran dimana-mana (termasuk menyindir itu tuh..) . Ada juga adegan yang bikin galaw. Yakin, malem ini bakalan jadi malem yang nggak bakal aku lupain!


ini nih adegan penyindirannya :




 ini adegan galaunya T.T :

dan coba perhatiin kata-kata dalam puisi di adegan ini :






Tapi akibatnya, malem ini aku ngga bisa tidur lagi. Malahan kita bercanda terus. Mulai nyanyi-nyanyi, cerita lucu, nyari sumber suara ngorok (astagfirullah yg satu ini-_-), sampe liatin orang ngigau. astagaaaa--,--
Kamis, 25 Agustus 2011
Hore! Akhirnya hari ini kami pulang :D Setelah melalui perjuangan yang berdarah-darah (alay) kami pun hari ini dapat pulang ke rumah masing-masing. Sehabis subuh, aku langsung packing. Tapi cuma baju dan barang-barang aja yang aku beresin. Alat tidurnya belum. Aku pengin tidur lagiii. Karena baru tengah malam aku bisa tidur. Baru setelah mandi, semuanya aku beresin.
Ok, biar ngga terlalu panjang, langsung aja momen setelah menurunkan barang-barang ke bawah, kami mengikuti upacara penutupan dengan lancar. Setelah bersalam-salaman dengan para guru, kami pun pulang ke rumah masing-masing :)
Epilog
itulah kisah pesantren di tahun terakhir. Mudah-mudahan kisah yang cukup panjang ini bisa membekas di hati semuanya. Mungkin ini memang bakal jadi the last part dalam pesantren ramadhan. Aku bakal merindukan saat-saat ini. Karena seperti yang sudah-sudah, kegiatan tahunan ini membuat perubahan hidup besar selama hampir 3 tahun. Sekian. 


Syukran katsiran for your attention :)



#untuk melihat kisah pesantren 1430 H/2009 M klik disini
#untuk melihat kisah pesantren 1431 H/2010 M klik disini

Sunday, August 21, 2011

Narrative Text - Silent Love


From the very beginning, the girl's family strongly objected on her dating him. They objected because of his family background and felt that the girl will have to suffer for the rest of her life if she were to be with him.


Due to her family pressure, the couple quarreled very often. Although the girl love the guy deeply, she would always seek confirmation of his love by asking him, "How deep is your love for me?" As the guy is not good with his words, this often result in the girl to be very upset. These various reasons causes the girl to vent her anger on him often. The guy endured the suffering in silence.

After a couple of years, the guy finally graduated and decided to further his studies overseas. Before leaving, he proposed to the girl,
"I'm not very good with words, but I simply know I love you. If you allow me, I will take care of you for the rest of my life. As for your family, I'll try my best to talk them round. Will you marry me?"

The girl agreed and touched by the guy's determination, the family finally gave in and agreed to let them get married. So before he left the country, they got engaged. The girl entered the working society, whereas the guy continued his studies overseas. They kept their love strong through emails and phone calls. Even though it's hard, neither of them never thought of giving up.

One day, while the girl was on her way to work, she was knocked down by a car that lost control. When she woke up, she saw her parents beside her bed. She realized that she was badly injured. She saw her mum crying and wanted to comfort her. But she realized that she could only muster a sigh. She has lost her voice...

The doctors explanation was that the impact of the accident on her brain caused her to lose her voice. When she heard her parents comforting her but she was unable to reply them at all, she broke down.

During the stay in the hospital, other than crying silently there was nothing else she could do. Upon reaching home, life seemed to go on normally. However, whenever the phone rang, the ringtone seemed to pierce through her heart. She had no wish of letting the guy know about her condition. She did not want to be a burden to him. Hence, she wrote a letter to him informing him that she does not wish to wait for him to come back any longer.

Following that, she sent the engagement ring back to him. In return, the guy sent millions of reply and countless phonecalls... The girl could only drown her sorrows in tears as she ignored them all.

The parents decided to move away, hoping that she could eventually forget everything and be happy. With a new environment, the girl picked up sign language and started a new life. She told herself everyday that she must forget about the guy.
One day, her friend informed her that he's back from abroad. She requested her friend not to let him know what happened to her. Since then, there wasn't anymore news of him.

A year later, her friend came back with an envelope, containing an invitation card for the guy's wedding. The girl was shattered. When she opened the letter, she saw shocked to see her name as the bride. Just when she was about to ask her friend what's going on, she saw the guy standing in front of her. He used sign language to tell her this,
"I've spent a year's time to learn sign language just to let you know that I've not forgotten our promise. Let me have the chance to be your voice. I Love You. With that, he slipped the ring back into her finger. The girl finally smiled.





Love of My Life

Love of my life
You've hurt me
You've broken my heart and now you leave me
Love of my life can't you see
Bring it back, bring it back
Don't take it away from me
Because you don't know 
What it means to me

Love of my life 
Don't leave me
You've taken my love and now desert me
Love of my life can't you see
Bring it back, bring it back
Don't take it away from me
Because you don't know
What it means to me

You will remember
When this is blown over
And everything's all by the way

When I grow older
I will be there at your side to remind you
How I still love you (I still love you)

Back , hurry back
please bring it back home to me
Because you don't know
What it means to me

Wednesday, August 17, 2011

Dream (Again)

kuingin mempersembahkan sebuah lagu.. bersama kawankawanku diatas sebuah panggung yg megah. nmun satu hal menghancurkan semuanya. saat itu aku hanya bisa melihat mereka menunjukkan kebolehan mereka diatas panggung itu. hatiku hancur seketika. ingin menangis namun tak bisa. 
acara selesai. semua hadirin berdiri memberikan tepuk tangan meriah. setelah itu smua duduk kembali, nmun aku masih berdiri. tibatiba musik mengalun, mulutku mendendangkan sebuah lagu. dan lagu itu tercipta begitu saja.

kupersembahkan padamu kawan.
lagu isi hatiku padamu.
aku hanya ingin bertanya.
pantaskah aku dicintai?
pantaskah aku dihargai?
aku hanya ingin tunjukkan kawan..
aku manusia berguna.
aku hanya ingin dihargai oleh dunia
semoga dunia mengerti.
sebatas kata yang kusampaikan saat ini.
......................

aku taksanggup lagi meneruskan katakataku. aku terduduk. tak terasa pula air mataku jatuh membasahi pipiku. kutak sanggup lagi merasakan sakit dan perih didada ini.
aku terkejut ketika seseorang, dia mengenalku aku pun kenal dia. org itu datang dan berkata: 'kamu jangan menangis lagi..semua orang kucintai, semua orang kusayangi.. jangan sedih lagi ya?' hanya itu yg aku ingat. tapi katakatanya membuat semua orang berteriak bergemuruh. entah setelah itu aku tidak ingat apaapa lagi.
aku ingin ini tidak hanya sekedar bunga tidurku. aku ingin kau temani aku saat sedih dan sakit hati. kau hapus air mataku saat mulai menetes. seperti dulu yang kukenal :)

You, in My Dream and in My Real Life

kamu menghiburku saat aku sedih
kamu menerangkan hatiku saat redup
kamu mencoba tersenyum saat aku gundah
kamu hapus air mataku yang mulai menetes
kamu peluk aku dan genggam tanganku erat

aku merasakannya
aku benar-benar merasakannya
aku menikmatinya
aku bahagia kembali

saat matahari mulai tampak
aku baru menyadari
bahwa yang aku rasakan tadi hanya sekedar bunga tidur 
sekedar harapan kosong yang entah kapan datang


dalam mimpiku, kamu tersenyum
dalam kenyataan, kamu hanya diam
dalam mimpiku, kamu menyayangiku
dalam kenyataan, kamu tak peduli

ya, memang benar
hanya sekedar mimpi
ketulusan itu hanya harapam
kebahagiaan itu hanya sesaat




Tuesday, August 16, 2011

Grenade

Easy come, easy go
That's just how you live, oh
Take, take, take it all
But you never give
Should've known you was trouble
From the first kiss
Had your eyes wide open
Why were they open?

*Gave you all I had
And you tossed it in the trash
You tossed it in the trash, you did
To give me all your love
Is all I ever asked
Cause what you don't understand


#I'd catch a grenade for ya
Throw my hand on a blade for ya
I'd jump in front of a train for ya
You know I'd do anything for ya

I would go through all this pain
Take a bullet straight through my brain
Yes, I would die for you, baby
But you won't do the same

No, no, no, no

Black, black, black and blue
Beat me 'til I'm numb
Tell the devil I said "Hey" when you get back to where you're from
Mad woman, bad woman
That's just what you are
Yeah, you smile in my face then rip the brakes out my car

back to *, #

If my body was on fire
You would watch me burn down in flames
You said you loved me, you're a liar
Cause you never ever ever did, baby

back to #

No, you won't do the same
You wouldn't do the same
Ooh, you'd never do the same
Oh, no no no 




yes, I would die for, you baby. but you won't do the same

Wednesday, August 10, 2011

Memory #part3


aku ingat dulu.. dimana kamu tenangkan aku disaat aku gundah, galau, sedih, dsb. aku inget banget ketika kamu berusaha tenangkan aku disaat aku kehilangan seseorang yang aku sayangi dan banggakan. aku merasa tenang saat kamu telah berusaha untuk menunjukkan bahwa dia masih ada walau ia telah 'pergi'. tapi entah.. entah apa yang membuat semua ini terasa saling membenci. apa salahku? kini maafkan aku jika aku telah membuat kesalahan yang tidak sengaja kulakukan atau sengaja.  kamu tau yaa slama ini yg kumaksud? itukan alasannya mengapa kau tak mau datang hari ini? sudahlah, aku takkan mengusikmu.. jika kamu datang kemari aku janji aku takkan mengajakmu bicara 
sekarang aku butuh kamu ada disini lagi! kamu tahu apa yang terjadi sekarang? ya, dia BENAR-BENAR menghilang! kata 'pergi' sudah lepas dari tanda kutipnya. aku telah kehilangannya. kini bukan sekedar perasaan! dia sekarang hilang untuk selamalamanya. aku harus merelakannya.. selamat tinggal DIRINYA YANG DULU :')

Monday, August 8, 2011

I Remember ♥

I remember...The way you glanced at me, yes I remember
I remember...When we caught a shooting star, yes I remember
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

Do you remember..?
When we were dancing in the rain in that december
And I remember..When my father thought you were a burglar
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

I remember.. The way you read your books,
yes I remember
The way you tied your shoes,
yes I remember
The cake you loved the most,
yes I remember
The way you drank you coffee,
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star,
yes I remember
When we were dancing in the rain in that december
And the way you smile at me,
yes I remember




Sunday, August 7, 2011

Caraku Mencintaimu

Aku bukan wanita
Yang mudah katakan sayang
Cukup kau tau saja dengan sgala sikapku

Takkan kuumbar kata
Sejuta perasaan ini
Karna kita tak tau esok kan bagaimana

Aku takkan mengumbar kata cinta
biarkanlah engkau yang tau diriku ini
Kau kucinta dengan caraku
Cukup kau nikmati caraku mencintaimu

Ak memang berbeda
Dengan wanita yg lain
Jangan paksa aku untuk jadi yang kau inginkan

Cukup jalani saja
Ikuti hati kecilmu
Bila kau cintai diriku cintailah aku

Tuesday, August 2, 2011

Uhibbuka

ana habbu anta,
ana kan slalu habbu
mski anta tak tau
tp. . .
ana kan slalu habbu anta

Setiap malam ku pikirkan anta
tapi apakah anta tau semua itu
ana juga tidak tau
tapi ana tau anta psti
akan merasakan hal yg sama

anta...
ana habbu anta
dengarkanlah isi hati ana
karena ana akan selalu habbu anta :)