Wednesday, August 17, 2011

You, in My Dream and in My Real Life

kamu menghiburku saat aku sedih
kamu menerangkan hatiku saat redup
kamu mencoba tersenyum saat aku gundah
kamu hapus air mataku yang mulai menetes
kamu peluk aku dan genggam tanganku erat

aku merasakannya
aku benar-benar merasakannya
aku menikmatinya
aku bahagia kembali

saat matahari mulai tampak
aku baru menyadari
bahwa yang aku rasakan tadi hanya sekedar bunga tidur 
sekedar harapan kosong yang entah kapan datang


dalam mimpiku, kamu tersenyum
dalam kenyataan, kamu hanya diam
dalam mimpiku, kamu menyayangiku
dalam kenyataan, kamu tak peduli

ya, memang benar
hanya sekedar mimpi
ketulusan itu hanya harapam
kebahagiaan itu hanya sesaat




No comments:

Post a Comment