Wednesday, September 21, 2011

Sorry, I'm not Perfect !

Memang, aku memang nggak sesempurna mereka. Mereka emang cantik, pinter, berbakat, pokoknya perfect deh! Tapi apakah untuk dapet banyak temen dan disukai banyak orang kita harus jadi perfect? Nggak, kurasa nggak. Kebanyakan orang selalu ingin menjadi yang sempurna. Padahal, nggak satupun di dunia ini yang sempurna baik dari jasmani maupun rohani. Dan emang kesempurnaan hanya dimiliki oleh Allah SWT #eaaaa. 

Aku nggak ingin berlomba-lomba untuk mempercantik diri. Aku ingin apa adanya.  Be myself! Biarlah mereka pandai, biarlah mereka cantik. Namun, di sini aku juga ingin mempercantik, mempercantik hati dan pikiranku tentunya :)

Terserah juga orang-orang mau nggak suka sama aku karena aku nggak cantik dan nggak pinter. Ini memang diriku dan mungkin saja aku punya kelebihan lain yang aku sendiri aja nggak tahu kelebihan apa itu. Haha. Okelah kalo orang-orang lebih memilih mereka daripada aku yang nggak sempurna dihadapan orang-orang itu. Aku nggak bisa dipaksa untuk jadi mereka. Kalo orang-orang emang maksa aku untuk jadi mereka, Sorry, I'm not perfect! :D



Monday, September 12, 2011

Just Changed!

Terserah deh mau bilang posting ini alay dan sebagainya. Disini aku cuma mau nambahin yang siang tadi aku ungkapin di kelas. Sebenarnya mau aku postingin di note fb tapi kayaknya kepanjangan. Aku mau nyampein beberapa hal:

Pertama, aku mau minta maaf sama kalian karena udah buat kalian nggak nyaman selama bersamaku. Apalagi kalo di kelas 9c pas hari senin jam ke 3-4. Aku akan berusaha membuat bahwa senin ini (12.09.11) adalah senin terakhir kalian liat aku bertingkah kayak gitu. Sekali lagi aku minta maaf yang sebesar-besarnya

Kedua, berhubungan sama sifatku. Aku sebenarnya ngerasa kok kalo kalian sebel atau saat kalian ngerasani tentang itu. Aku bukannya nggak nyadar, tapi aku masih membutuhkan proses untuk merubah itu semua. Karena kalian tahu, ngubah karakter itu nggak segampang membalikkan telapak tangan. Semua butuh proses. 
Yang kalian liat di sekolah/di jejaring sosial itu sebenarnya reaksiku kalo diejek/disindir orang. Aku nggak bisa tinggal diem kalo ada orang yang nggituin aku. Karena ada kejadian waktu aku masih kecil yang membuat aku menganggap kalo suatu ejekan atau sindiran adalah sebuah "penghinaan". Karena masa laluku yang selalu ditindas. #curhat sedikit

Jadi kalian udah tau kan kenapa setiap (agak frontal aja kali ya) Ust Rauna nyindir reaksiku sedekimian rupa. Tapi aku tetep deh, sekali lagi minta maaf kalo itu nggak nyaman buat dilihat :)

Sekarang aku sedang mencoba belajar, bagaimana caranya agar mengerti kemauan kalian. Karena aku udah kelas 9 dan bentar lagi UN kemudian lulus #amin, aku nggak mau nantinya masih ada beban ketika waktunya tiba. Memang aku nggak bisa langsung berubah, tapi aku janji aku bakal usahain yang aku bisa.

Tapiiiii, aku berubah bukan berarti aku AMNESIA. Aku nggak akan benar-benar mendelete semua file-file kenangan itu di otak (termasuk pesantren tahun pertama dan 5 oktober 2009). Username Fb dan twitter tetep, note" Fb dan postingan lama di blog nggak akan aku hapus. Novel di blog ini dan naskah" cerita di file komputerku juga nggak akan aku hapus. Status Ust Rauna sebagai ayah dan paman di Fb juga nggak akan aku remove apalagi pertemanan di Fb, aku juga tetep follow blognya. Aku tetep ngeFANS sama Ust Rauna, tapi mungkin dengan cara yang berbeda :)

Semoga kalian lebih suka dengan aku yang baru. Selamat menikmati saya dalam bentuk baru! :D

A galawers of @asix_generation who is trying to learn to understand what they want :)
#Follow my twitter if you want :D



Wassalam 

Monday, September 5, 2011

The Hidden Feeling

Aku memang bukan orang yang baik dalam merangkai kata-kata. Entah kata apa yang seharusnya aku sampaikan kepadamu. Dan entah apa kau mau menerimanya atau tidak. Engkau memang bukan pujangga hebat, begitu pula denganku. Kegundahan dan kegelisahan bersatu padu dalam hati yang lemah ini. Hingga kini aku tak pernah mengerti bagaimana cara mengungkapkan perasaan yang telah terpendam sekian lamanya. Aku juga sampai detik ini tak mengerti bagaimana caranya mengerti arti jeritan dan tangisan hatiku yang semakin lama semakin memberontak.

Satu hal yang pasti, aku terus merasakannya hingga kau mengetahuinya suatu saat

Namun apakah kau pasti merasakan hal yang sama?

Aku bukan peramal yang bisa membaca hati dan pikiranmu

Mungkin satu kata yang bisa mewakili apa yang terjadi dalam benak dan hatiku saat ini adalah


"RINDU"

Ya, mungkin aku merindukan kamu..
Aku merindukan hal-hal indah yang dulu pernah terjadi 
Aku merindukan sifat indah darimu yang mungkin saat ini telah tiada

Meskipun aku tak baik dalam kata-kata, tapi saat ini, detik ini, dan menit ini aku ingin menyampaikan padamu satu kata


"RINDU" 





Pilihan Hatiku

Berdiri ku disini hanya untukmu
Dan yakinku untuk memilihmu
Dalam hati kecilku inginkan kamu
Berharap untuk dapat bersamamu

Aku kan ada untuk dirimu
Dan bertahan untukmu

Terlukis indah raut wajahmu dalam benakku
Berikanku cinta terindah yang hanya untukku
Tertulis indah puisi cinta dalam hatiku
Dan aku yakin kau memanglah pilihan hatiku


Friday, September 2, 2011

Galawnya Mudik

Nggak ada rencana khusus buat nulis cerita ini. Cuma pengin nulis dan berbagi pengalaman tentang mudik yang menggalaw. Ok, check this out!

Senin, 29 Agustus 2011

Nggak ada hujan, nggak ada angin, tiba-tiba keluargaku memutuskan untuk mudik ke Surabaya. Kaget banget. Bukannya nggak seneng ke sana. Tapi, bagi yang udah tahu, pasti ngerti kenapa aku nggak mau ke Surabaya. Kenapa? Trauma sama suatu kejadian. Pengin tahu? Mau tau aja apa mau tau banget?
Karena nggak niat dan nggak ikhlas, aku nggak prepare apapun. Cuma nyante-nyante aja. Baru prepare kalo disuruh. Nggak kebayang betapa sedih dan menggalawnya aku saat di sana entar, apalagi kalo sodaraku dari negeri luar yang saat ini liburan ke Indonesia tercinta ini ngajak ke suramadu. Bisa habislah saya-__- Akhirnya dengan berat hati, tangan, dan kaki pukul 22.30 kami berangkat ke Surabaya. 

Selasa, 30 Agustus 2011

Mungkin karena nggak ikhlas atau apa, perjalanan rasanya cepet banget. Semarang-Surabaya yang biasanya ditempuh dengan waktu 7 jam rasanya kayak 5 jam aja. Padahal kayaknya sama aja sih. Sekitar jam setengah lima kami sampai di Surabaya. Acara di Surabaya diawali dengan istirahat dan tidur sepuasnya di homestay di daerah kota satelit.
Baru deh abis solat dhuhur kami melanjutkan dengan silaturahmi ke rumah sodara yang nggak terlalu jauh dari homestay. Nah, ini nih yang buat aku penasaran, aku belum pernah liat sodaraku yang dari luar negeri, cuma bisa liat dari jejaring sosial aja. Dan sekarang, sodaraku itu udah ada di hadapanku. Tapi, nggak langsung ngajak ngobrol, apalagi kalo bukan kendala bahasa. Bahasa inggris aja aku kagak bener, apalagi bahasa belanda! Tambah kaku nih lidah-_-. Ya meskipun mereka bisa bahasa Indonesia, tapi belum sefasih kami. Maka dari itu, dari tadi cuma diem-dieman aja. Cuma sebatas obrolan kecil.  Setelah obrol sana obrol sini, malamnya kami berjalan-jalan keliling kota Surabaya. Setelah puas kami pun kembali ke tempat tinggal masing-masing. Kebetulan homestay sodaraku nggak terlalu jauh dengan homestay kami, cuma beda gang.

Rabu, 31 Agustus 2011

Seperti yang aku duga diawal, hari ini yang aku takutin bakal terjadi. Hari ini jadwal ke... suramadu! Lihat aja, baru beberapa kilometer dari gerbang tol suramadu, aku udah galaw abis. Gimana nggak galaw liat pemandangan suramadu yang membuat otakku mem flash back kenangan itu. Kenangan yang paling nyesek yang pernah aku alamin :'(
Oke udah yaa, galaw-galawan nya bentar aja. Sekarang kita ke pantai aja. Hm, Puanasnyooo!  Di pantai, kita seru-seruan menjelajah laut yang surut sampe puaaaas. 
Malemnya, nah ini nih seru banget sampe kayaknya aku dah betah di Surabaya. KIta ngerjain orang lewat telepon! haduh yang ini nih ngingetin lagi sama kenangan galawnya. Tapi biarpun begitu aku tetep seneng kumpul sama sodara"ku tercinta.


Kamis, 1 September 2011


Dan pada akhirnya aku pun pulang ke Semarang. Tapi... masih ada adegan galawnya hlo. Ke WBL ! eaaaa, terulang lagi kenangan itu. sumfah ya ini mudik apa gimanaa -_-
Kami pun sampai di rumah dengan selamat dan besoknya aku putuskan untuk membagi cerita yang agak sedikit ini ke kalian semua. Sebenarnya masih ada yang harus diceritakan disini. Tapi berhubung penulis lagi capek dan belum bisa mikir banyak sementara cerita ini dulu aja. Ok, have a nice holiday! Wassalamualaikum ;)