Terserah deh mau bilang posting ini alay dan sebagainya. Disini aku cuma mau nambahin yang siang tadi aku ungkapin di kelas. Sebenarnya mau aku postingin di note fb tapi kayaknya kepanjangan. Aku mau nyampein beberapa hal:
Pertama, aku mau minta maaf sama kalian karena udah buat kalian nggak nyaman selama bersamaku. Apalagi kalo di kelas 9c pas hari senin jam ke 3-4. Aku akan berusaha membuat bahwa senin ini (12.09.11) adalah senin terakhir kalian liat aku bertingkah kayak gitu. Sekali lagi aku minta maaf yang sebesar-besarnya
Kedua, berhubungan sama sifatku. Aku sebenarnya ngerasa kok kalo kalian sebel atau saat kalian ngerasani tentang itu. Aku bukannya nggak nyadar, tapi aku masih membutuhkan proses untuk merubah itu semua. Karena kalian tahu, ngubah karakter itu nggak segampang membalikkan telapak tangan. Semua butuh proses.
Yang kalian liat di sekolah/di jejaring sosial itu sebenarnya reaksiku kalo diejek/disindir orang. Aku nggak bisa tinggal diem kalo ada orang yang nggituin aku. Karena ada kejadian waktu aku masih kecil yang membuat aku menganggap kalo suatu ejekan atau sindiran adalah sebuah "penghinaan". Karena masa laluku yang selalu ditindas. #curhat sedikit
Jadi kalian udah tau kan kenapa setiap (agak frontal aja kali ya) Ust Rauna nyindir reaksiku sedekimian rupa. Tapi aku tetep deh, sekali lagi minta maaf kalo itu nggak nyaman buat dilihat :)
Sekarang aku sedang mencoba belajar, bagaimana caranya agar mengerti kemauan kalian. Karena aku udah kelas 9 dan bentar lagi UN kemudian lulus #amin, aku nggak mau nantinya masih ada beban ketika waktunya tiba. Memang aku nggak bisa langsung berubah, tapi aku janji aku bakal usahain yang aku bisa.
Tapiiiii, aku berubah bukan berarti aku AMNESIA. Aku nggak akan benar-benar mendelete semua file-file kenangan itu di otak (termasuk pesantren tahun pertama dan 5 oktober 2009). Username Fb dan twitter tetep, note" Fb dan postingan lama di blog nggak akan aku hapus. Novel di blog ini dan naskah" cerita di file komputerku juga nggak akan aku hapus. Status Ust Rauna sebagai ayah dan paman di Fb juga nggak akan aku remove apalagi pertemanan di Fb, aku juga tetep follow blognya. Aku tetep ngeFANS sama Ust Rauna, tapi mungkin dengan cara yang berbeda :)
Semoga kalian lebih suka dengan aku yang baru. Selamat menikmati saya dalam bentuk baru! :D
| A galawers of @asix_generation who is trying to learn to understand what they want :) #Follow my twitter if you want :D |
Wassalam
No comments:
Post a Comment