Wednesday, December 28, 2011

I'm Tired !

I'm tired of crying
I'm tired of yelling
I'm tired of being sad
I'm tired of pretending
I'm tired of being alone
I'm tired of being angry
I'm tired of feeling crazy
I'm tired of feeling stuck
I'm tired of needing help
I'm tired of remembering
I'm tired of missing things
I'm tired of being different
I'm tired of missing people
I'm tired of feeling worthless
I'm tired of feeling empty inside
I'm tired of not being able to just let go
I'm tired of wishing I could start all over
I'm tired of dreaming of a life I will never have


BUT MOST OF ALL, I'M JUST TIRED OF BEING TIRED !!

Tuesday, December 20, 2011

#Flashback: Pesan Singkat di Kota Apel

Apa yang kamu bayangkan tentang Kota Apel? Kota penuh kenangan kah? Mungkin benar. Kota ini memang indah. Seperti julukannya, kota ini memang surganya pecinta apel. Udara yang dingin dan sejuk juga menjadi salah satu ciri khas kota ini. Beberapa tempat wisatanya yang menarik selalu ramai saat musim liburan tiba seperti sekarang ini. 
Teringat akan kunjunganku setahun yang lalu ke kota itu. Saat musim liburan pula. Indah, itulah bayangan pertama kali aku mengunjungi kota ini. 


Namun seketika itu juga, senyumku hilang. Hatiku terus gelisah! Entah apa yang waktu itu kurasakan. Haruskah ini kurasakan? Inikah yang disebut orang-orang GALAU? Ah, entahlah. Tapi waktu itu aku merasa terjebak dalam ruangan yang sangat gelap. Di mana pintu keluarnya? Batinku menangis sejadi-jadinya. I need a help!

Aku dapat keluar pada akhirnya. Walaupun hatiku masih terkurung dalam ruangan gelap itu. Masih jelas bayang-bayang yang terasa nyata, menyayat dan membunuhku perlahan. Serigala itu telah keluar dari masa silamku! 

Dan dia! Dia yang membuatku tersiksa selama ini! Dia menyobek hatiku sesukanya. Kurang tegakah dia? Apa maunya?

Terkadang aku sadar, pada akhirnya dia lah yang menghiburku dan membuatku tersenyum kembali. Aku tidak bisa membenci dia sepenuhnya. Dia cahaya hatiku! Dia membuatku kembali jatuh ke pelukan hangatnya. Namun... dia juga yang membuatku menitikkan air mata...

Hari demi hari, bulan demi bulan berganti. Orang-orang mulai menyalahkanku. Mereka bilang akulah penyebab jatuhnya aku ke ruangan gelap itu. Tidak! Bukan aku yang melakukannya! Ini memang sudah terjadi karena takdir! MEREKA TAK MENDENGAR TERIAKANKU! 

Beberapa orang kebanyakan bukannya membantuku keluar dari jeratan masa lalu, mereka malah MENGINGATKANNYA! Apakah tangis hatiku tak terdengar? :'(

Ternyata benar. Kembali pada dia, ternyata selama ini tindakanku untuk mencoba melupakan dan memaksa hatiku membencinya adalah salah. Tujuannya ternyata selama ini baik, dia ingin tenangkan hatiku yang gundah. Bodohnya aku! Kenapa aku baru sadar sekarang? Padahal dia yang telah sembuhkan psikis ku yang sakit, tapi aku baru berterima kasih sekarang. Dan aku baru sadar, aku keluar dari ruangan itu tak sendiri. Dia membantuku. Dia sang penghibur yang selama ini kucari. Dia adalah kebaikan yang selama ini tersembunyi. 


Dia, melalui pesan singkatnya, telah temukan kembali senyumku, yang hilang diambil Kota Apel :)






NB:
- Tulisan ini dibuat hanya sekedar untuk mengenang dan mengapresiasikan isi hati. Maaf jika ada yang merasa tersinggung. Tidak ada unsur kesengajaan.

- Saya belum pernah merasakan GALAU sebelum ke kota ini. Hihi




Sorry and Thanks,


Cindy Permata Putri 

Wednesday, December 14, 2011

Tak Pantas Lagi !


Mengagumimu adalah bagian terindah dalam hidupku
Aku merasa bangga jika aku jadikanmu panutanku
Kau menerangi jalan gelap dalam hidupku

Namun sekarang berbeda
Aku merasa tak pantas lagi
Aku tak ada apa-apanya dibanding yang lain
Aku merasa, aku sudah terlalu

Maafkan aku
Jika selama ini
Aku tak dapat berikan yang terbaik untukmu
Selama ini aku hanya menyusahkanmu
Tak dapat membuat sesuatu yang bisa membuatmu bangga
Aku memang tak pantas mengagumimu
Tak ada yg istimewa dalam diriku
Aku memang tak pantas menjadikanmu panutanku


Hm, boleh aja bilang MASIH pantes, tapi sekarang tuh beda, semua udah berubah! Aku sekarang merasa udah NGGAK pantes lagi jadiin anda panutan. Aku itu udah terlalu, kalo diminta tolong aja bisanya cuma nyusahin! Nggak cuma sama anda, aku juga merasa seperti itu sama orang lain. aku merasa serba salah, merasa nggak pernah bener..

Jujur, aku bangga menjadikan anda panutan, anda begitu bijak (jiaah... muji tingkat tinggi), tapi keadaan udah berubah, seakan aku dipandang aneh jika aku mengagumimu. Padahal aku hanya ingin ada yang kujadikan panutan, tapi apa? Mungkin kata mereka bener juga yaa hahaha.

Maaf kalo selama ini aku punya banyak kesalahan, yaa emang banyak karena aku selalu buat kesalahan sebagai manusia.

Kayaknya percuma deh kalo kamu bilang masih pantes. Sekarang, apa ada kemampuanku yang istimewa yg bisa dibanggain? Aku pikir aku cuma bisa nyusahin kamu doang, udah percuma!

Tapi disini aku masih ingin membuatmu bangga. Aku ingin mencoba sekali lagi, tapi saat aku berusaha, aku merasa nggak pantas kembali.
Mungkin emang bener kalo aku nggak pantes ngagumi kamu lagi. Semua udah berubah. Sekarang aku merasa makin payah, aku mrasa nggak punya kemampuan apa-apa.

Silahkan kalo kamu mau bilang aku MASIH PANTAS :)



Sekian :)