Monday, May 21, 2012

Senyumanmu

Aku berada di tempat yang sangat tak kukenali. Aku di mana? Aku seperti orang yang tersesat dan tak tahu arah jalan pulang. 

"Siapa namamu ?" tanya seseorang yang tiba-tiba memegang pundakku.
"Eh, aku Putri, hm, kamu sendiri siapa?"

Dia tidak menjawab, dia hanya tersenyum. Senyum itu tulus sekali. Membuat yang melihatnya merasa nyaman di dekatnya, senyumnya membuat hati tenteram. Entah di mana lagi aku menemukan senyuman tulus itu selain dari kamu, orang yang pertama kali membuatku yakin bahwa tempat ini baik untukku, orang yang pertama kali memberiku senyum tulus penuh perhatian

Senyum Itu tak hanya sekedar senyum belaka. Hatimu memang sangat tulus setulus senyummu, kebaikanmu, pengorbananmu, dan segala yang baik ada padamu. Aku sangat bersyukur bisa dipertemukan oleh orang sepertimu.

Setahun kemudian, ya, perlahan-lahan aku mulai mencintai tempat ini. Tempat yang akan kukenang seumur hidup, memberikan pengalaman tak terlupakan, memberikanku teman-teman terbaik, dan memberikanku kamu :)

Aku sedih teramat, memikirkan, apakah kamu benar-benar tulus setelah kamu menyinggung perasaanku berkali-kali? Tidak peduli apa yang telah terjadi padaku suka maupun duka? Di mana kamu yang dulu, manusia baik dengan senyuman dan perasaan tulus? Apa kamu sudah membenciku? Apa aku telah tak berguna? Apa aku pantas untuk pergi dari sini? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang membuat aku semakin ragu akan kamu, yang telah memberikan senyuman tulus itu.

Namun saat aku akan memusuhimu, membalas apa yang telah kau lakukan kepadaku, lagi-lagi senyuman tulus penuh perhatian itu kau berikan lagi kepadaku, sehingga aku tak sanggup marah dan membentakmu. Sehingga sepertinya aku tak pantas untuk membencimu juga. 

Ah, senyumanmu, aku senang melihatnya, meski kamu terus menyinggungku dengan ucapan sadismu. Menusukku dengan kata-kata sakitkan hati. Namun, senyum itu terus ada di wajahmu. Senyum yang membuatku iba padamu lagi. 

Ah, senyumanmu, kau membuatku sakit dan bahagia. 
Ah, senyumanmu, aku lelah, hentikanlah sayang :'(




Penikmat senyummu,


Cindy Permata Putri :)

No comments:

Post a Comment