>> Posting sebelumnya #Flashback:
Pesan Singkat di Kota Apel
On the Rainbow, Kota Apel, 21 Desember 2010, hari
kedua.
Adzan Subuh mengeluarkanku dari dunia mimpi kelam. Kuputuskan untuk tak
langsung bangun. Udara yang sangat dingin maembuatku malas untuk sekedar
menjejakkan kakiku ke lantai. Masih jelas terbayang kejadian yang membuatku
terjatuh dalam lubang gelap, dunia nyata kelam bagai mimpi. Terlarut dalam
penyesalan yang tak kunjung pergi.
Namun, aku tidak terlalu lama aku terlarut, aku teringat kembali, pesan
singkatmu telah mengembalikan senyumku yang dirampas kota apel semalam. Aku
mengharapkan pesan singkatmu kembali. Yang membangunkan aku, melelapkan aku
yang tak dapat tidur, dan kembali meletakkan senyum dan tawa di bibirku.
Dan hari ini, ku ucapkan selamat tinggal untuk Kota Apel, adakah aku
kembali ia merampas atau justru meletakkan kembali senyumku?
Jembatan Penghubung Kenangan, Kota Pahlawan, 21
Desember 2010, malam terakhir.
Lampu-lampu jembatan bertebaran indah, Membuat yang melihatnya ingin
turun dari kendaraan dan melihat dari dekat. Dan keiinginan itu jadi kenyataan.
Aku berhenti di sebuah tempat yang satu lajurnya menjual berbagai souvenir.
Memang tidak berhenti tepat di jembatan. Tapi tempat ini, membuatku merasakan
arti kebersamaan, bersama denganmu utamanya, melihat senyum jahatmu, membaca
pesan singkatmu, perhatian-perhatianmu, canda dan tawa jahatmu.
Dan itu tepat pukul 22.15, aku merasakan arti sebuah
kenangan dan kebersamaan :')
Kota Lunpia, 21 Desember 2012, Pukul 22.15.
Hai, ini dua tahun berlalu. Semuanya masih terkenang. Dan itu pesan singkatmu
di Kota Apel, yang membuat senyum ini terus mengembang. Adakah pesan singkat
itu hadir kembali di tengah-tengah hidupku?
Kamu harus tahu, AKU RINDU SEMUANYA :')
The little note:
Hi, sudah
beberapa bulan nggak nulis ya :) Aku kembali. Dan kalian tahu apa alasanku
kembali? Pengirim pesan singkat itu menginginkanku untuk menulis lagi
tentangnya. Dia menyukainya. Tulisan ini sekaligus kelanjutan dari part
sebelumnya. Ada beberapa bagian yang belum sempat diceritakan. Thanks for
reading :)
With Love,
Cindy Permata
Putri :)


.jpg)