Friday, December 21, 2012

#Flashback: Pesan Singkat di Kota Apel (Part II)


On the Rainbow, Kota Apel, 21 Desember 2010, hari kedua.

Adzan Subuh mengeluarkanku dari dunia mimpi kelam. Kuputuskan untuk tak langsung bangun. Udara yang sangat dingin maembuatku malas untuk sekedar menjejakkan kakiku ke lantai. Masih jelas terbayang kejadian yang membuatku terjatuh dalam lubang gelap, dunia nyata kelam bagai mimpi. Terlarut dalam penyesalan yang tak kunjung pergi. 

Namun, aku tidak terlalu lama aku terlarut, aku teringat kembali, pesan singkatmu telah mengembalikan senyumku yang dirampas kota apel semalam. Aku mengharapkan pesan singkatmu kembali. Yang membangunkan aku, melelapkan aku yang tak dapat tidur, dan kembali meletakkan senyum dan tawa di bibirku. 

Dan hari ini, ku ucapkan selamat tinggal untuk Kota Apel, adakah aku kembali ia merampas atau justru meletakkan kembali senyumku?

Jembatan Penghubung Kenangan, Kota Pahlawan, 21 Desember 2010, malam terakhir.

Lampu-lampu jembatan bertebaran indah, Membuat yang melihatnya ingin turun dari kendaraan dan melihat dari dekat. Dan keiinginan itu jadi kenyataan. Aku berhenti di sebuah tempat yang satu lajurnya menjual berbagai souvenir. Memang tidak berhenti tepat di jembatan. Tapi tempat ini, membuatku merasakan arti kebersamaan, bersama denganmu utamanya, melihat senyum jahatmu, membaca pesan singkatmu, perhatian-perhatianmu, canda dan tawa jahatmu. 
Dan itu tepat pukul 22.15, aku merasakan arti sebuah kenangan dan kebersamaan :')

Kota Lunpia, 21 Desember 2012, Pukul 22.15.

Hai, ini dua tahun berlalu. Semuanya masih terkenang. Dan itu pesan singkatmu di Kota Apel, yang membuat senyum ini terus mengembang. Adakah pesan singkat itu hadir kembali di tengah-tengah hidupku?

Kamu harus tahu, AKU RINDU SEMUANYA :')





The little note:

Hi, sudah beberapa bulan nggak nulis ya :) Aku kembali. Dan kalian tahu apa alasanku kembali? Pengirim pesan singkat itu menginginkanku untuk menulis lagi tentangnya. Dia menyukainya. Tulisan ini sekaligus kelanjutan dari part sebelumnya. Ada beberapa bagian yang belum sempat diceritakan. Thanks for reading :)



With Love,


Cindy Permata Putri :)


Thursday, December 20, 2012

Someday



I don’t know how much longer
That I have to put up with everything
I’ve been hiding all the truth inside my heart
Everytime we meet
Everytime you turn face to me
Though I look indifferent
Do you know how much i have to force myself?
Can you hear my heart calling for you, loving you?
But I can’t open my heart for anyone to know
Can you hear it?
My heart keeps waiting there for you
Waiting for you open it
and hope you will realize..
Someday

Though I love you
Though I feel
but deep down inside, I don’t dare to tell you
Everytime we meet
Everytime you turn face to me
Though I look indifferent
Do you know how much i have to force myself?

Thursday, September 13, 2012

Lihatlah Lebih Dekat

Hatiku sedih
Hatiku gundah
Tak ingin pergi berpisah
Hatiku bertanya
Hatiku curiga
Mungkinkah kutemui kebahagiaan seperti di sini


Sahabat yang selalu ada
Dalam suka dan duka
Sahabat yang selalu ada
Dalam suka dan duka

Tempat yang nyaman
Kala ku terjaga
Dalam tidurku yang lelap

Pergilah sedih
Pergilah resah
Jauhkanlah aku dari
Salah prasangka

Pergilah gundah
Jauhkan resah
Lihat segalanya lebih dekat
Dan 'kubisa menilai lebih bijaksana

Mengapa bintang bersinar
Mengapa air mengalir
Mengapa dunia berputar
Lihat segalanya lebih dekat
Dan 'kuakan mengerti

Friday, August 10, 2012

Antara "Kamu", "Dia", dan Kata yang Belum Sempat Terucap

Sudah sore begini, masih aja belum ada angkutan umum yang melintas. Apalagi ini puasa. Aku sudah haus sekali karena aku berdiri terlalu lama di sini. Saat sedang menunggu, iiba-tiba langit mendung kemudian disusul angin kencang dan hujan deras, namun anehnya petir tidak menyambar-nyambar. Aku pun segera mencari tempat yang teduh. 

Tiba-tiba, seseorang yang sepertinya aku pernah kenal menghampiriku. Ya, tidak salah lagi, itu kamu. Sahabat karib dia, dia yang kusayang (?) Kamu menawarkan untuk ikut pulang denganmu. 

"Ayo ikut saya, nanti kamu kehujanan kalau di situ."
"Nggak usah. Kamu duluan aja. Saya nggak papa kok"
"Ayolah jangan begitu, aku tak ingin melihatmu kehujanan"
"Baiklah, jika kamu memaksa..."

Akhirnya aku menumpang sepeda motormu yang sudah agak butut. Bukan, bukan motor itu yang aku jadikan alasanku untuk menolakmu. Kamu tahu, tanpa sebab, aku sangat ketakutan jika aku bertemu denganmu. Aku seperti dihantui rasa bersalah.Tepatnya kemarin, kamu selalu mengejarku di manapun aku berada. Entah apa yang kamu mau. Tapi yang jelas aku bingung, ini sebenarnya ada apa? 

Aku baru sadar, sepanjang perjalanan, aku tidak terkena percikan air hujan setitikpun. Dan sepanjang perjalanan, kami juga berbincang-bincang. Kamu menjawab semua pertanyaanku yang tidak pernah dijawab oleh dia, teman akrabmu. Aku merasa obrolan ini ada yang aneh. Ada sesuatu yang berbeda. Tunggu, semua pertanyaan? Ya, dia menjawab semua pertanyaan yang biasanya tidak dijawab oleh temanmu. 

"Kenapa kamu begitu baik, kenapa kamu menjawab semua pertanyaan yang tidak pernah dijawab olehnya? Kenapa dia tidak sama sepertimu? Baik sepertimu?"

"Saya hanya mencoba berbuat yang terbaik untuk kamu, kamu adalah orang terbaik diantara orang-orang baik yang saya kenal. Dia sama saja sepertiku, dia lebih perhatian denganmu. Mungkin cara menyampaikannya berbeda denganku. Dia orang yang sangat baik. Kamu akan menyesal jika kamu terus membencinya..." 

Aku tidak tahu harus berkata apa, aku hanya bisa menangis, kamu meminggirkan motormu di tempat yang cukup teduh, aku dapat merasakan kehangatan peluk dan senyummu. Entah kenapa, pelukanmu masih terasa ketika aku telah terbangun...


Adakah sesuatu yang tidak sempat terucap ketika aku akan meninggalkan putih-biru?
Adakah sesuatu itu ingin kau ucapkan sekarang?
Tolong katakan... jangan kau sembunyikan lagi, aku lelah dikejar bayanganmu..

Wednesday, August 8, 2012

Selamat Datang Kembali!

Hai semuanya, akhirnya setelah selama 2 bulan vakum mengisi blog akhirnya bisa nulis lagi. Yah walaupun ngga banyak sih. Abis tugas bertumpuk-tumpuk sih! Sebenernya sih ini juga masih banyak tugas, tapi berhubung tugasnya banyak buka internetnya, jadinya ya nulis deh! hehe.

By the way, aku sekarang udah resmi mengganti seragam putih-biru jadi putih abu-abu hlo. Sekarang aku tercatat sebagai salah satu siswa SMA N 2 Semarang. Huraay! Seneng sih ya, cuma biasa deh ya kalo udah mulai SMA tugas bejibun, wuiih cemungud eeaaah (9^_^)9

Biarpun udah SMA dan jadi sibuk, aku tetep sempetin buat nulis jurnal tahunan yang biasa aku tulis waktu SMP hlo. Insya Allah, aku bakalan bikin jurnal-jurnal spesial yang kebanyakan ditulis pertengahan tahun sampe akhir tahun. 

Oke, selamat kembali menikmati tulisan saya yang cukup membosankan, hihi. Semoga terhibur :)


With Love,


Cindy Permata Putri

Monday, May 21, 2012

Senyumanmu

Aku berada di tempat yang sangat tak kukenali. Aku di mana? Aku seperti orang yang tersesat dan tak tahu arah jalan pulang. 

"Siapa namamu ?" tanya seseorang yang tiba-tiba memegang pundakku.
"Eh, aku Putri, hm, kamu sendiri siapa?"

Dia tidak menjawab, dia hanya tersenyum. Senyum itu tulus sekali. Membuat yang melihatnya merasa nyaman di dekatnya, senyumnya membuat hati tenteram. Entah di mana lagi aku menemukan senyuman tulus itu selain dari kamu, orang yang pertama kali membuatku yakin bahwa tempat ini baik untukku, orang yang pertama kali memberiku senyum tulus penuh perhatian

Senyum Itu tak hanya sekedar senyum belaka. Hatimu memang sangat tulus setulus senyummu, kebaikanmu, pengorbananmu, dan segala yang baik ada padamu. Aku sangat bersyukur bisa dipertemukan oleh orang sepertimu.

Setahun kemudian, ya, perlahan-lahan aku mulai mencintai tempat ini. Tempat yang akan kukenang seumur hidup, memberikan pengalaman tak terlupakan, memberikanku teman-teman terbaik, dan memberikanku kamu :)

Aku sedih teramat, memikirkan, apakah kamu benar-benar tulus setelah kamu menyinggung perasaanku berkali-kali? Tidak peduli apa yang telah terjadi padaku suka maupun duka? Di mana kamu yang dulu, manusia baik dengan senyuman dan perasaan tulus? Apa kamu sudah membenciku? Apa aku telah tak berguna? Apa aku pantas untuk pergi dari sini? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang membuat aku semakin ragu akan kamu, yang telah memberikan senyuman tulus itu.

Namun saat aku akan memusuhimu, membalas apa yang telah kau lakukan kepadaku, lagi-lagi senyuman tulus penuh perhatian itu kau berikan lagi kepadaku, sehingga aku tak sanggup marah dan membentakmu. Sehingga sepertinya aku tak pantas untuk membencimu juga. 

Ah, senyumanmu, aku senang melihatnya, meski kamu terus menyinggungku dengan ucapan sadismu. Menusukku dengan kata-kata sakitkan hati. Namun, senyum itu terus ada di wajahmu. Senyum yang membuatku iba padamu lagi. 

Ah, senyumanmu, kau membuatku sakit dan bahagia. 
Ah, senyumanmu, aku lelah, hentikanlah sayang :'(




Penikmat senyummu,


Cindy Permata Putri :)

Wednesday, May 16, 2012

Tears in My Heart

Boleh jujurkah aku malam ini? Boleh kan? Aku ingin menyampaikan beberapa patah kata. Aku hanya ingin melepas sedikit jeratan hati dan meredakan tangisan hatiku yang sudah semakin kencang. Aku tak yakin hanya dengan menulis posting di blog, hatiku bisa tersenyum kembali. Tak semudah itu, kawan...

Kawan, aku bingung, hari ini aku harus menangis atau tersenyum. Aku sebenarnya sadar, hari ini aku tidak boleh menangis, kecuali karena tak bisa menahan kesal ketika teman-temanku mengerjaiku hari ini. 

Aku senang sekali, karena hari ini aku masih diberi umur panjang. Hatiku seakan ditumbuhi bunga-bunga berwarna-warni dan dihiasi pelangi. Bahagia. Satu kata yang dapat mewakili hatiku saat itu.

Siang itu panas sedang teriknya, ku coba melepas lelah dengan duduk di kursi koridor sekolah. Saat itu kamu datang. Mulutku tak tahan untuk tak berbagi kesenanganku hari ini. Tapi apa jawabanmu? "Aku tidak peduli". Apa? Aku hanya bisa membalas dengan senyum getir. 

Kamu, iya kamu, sebegitu benci dan dendam padaku kah sehingga kau tak pernah peduli walaupun aku sakit ataupun bahagia? Apa salahku padamu? Jika aku salah padamu, sebegitu besarkah salahku padamu? 

Oh, maaf, maaf aku telah bersedih malam ini, aku sadar bahwa aku tak pantas sedih, apalagi menangis, sungguh tak bisa mengingkari bahwa DIGABUR ITU SAKIT!

Maaf :')

Fifteen Years Old!

Hai semuanyaaaaa :) Udah lama nggak update blog. Dan hari ini aku mau update posting spesial. It's the best day ever! Today is my birthday! 

Sebenernya sih, bangun pagi dan berangkat sekolah ngerasa biasa aja. Tapi karena inget hari ini gladi kotor buat perpisahan besok sabtu, rasanya jadi tegang. Untungnya sampe kegiatan gladi kotor itu nggak ada eh... ada ding! Tapi, ngga tau kenapa males banget nyeritain yang satu ini. Huphhhh.... yah, sudahlah.

Siangnya, abis latihan drama, kita makan-makan, ya biasa sih, sederhana tapi bermakna, soalnya aku nggak pernah ngajak temen makan bareng! wkwk 

Eh sebentar... kok kayaknya update ku males-malesan ya? Hm, baru inget! Aku jadi heran, kenapa ya sampai hari ini masih aja ada yang gabur gituuuuh #galau #males :3 ah sudah lupakan, lupakan :(

Tapi, pulang sekolah, aku dikerjain abis-abisan sampe baju basah sampe nangis pula. 

Oh ya hampir lupa makasih buat teman-temanku tercintah atas ucapan, gebyuran, dan hadiahnya :)

It's the best present ever! :)


Hm, apalagi ya? Udah deh, cukup. Gak semangat banget ya? Hm, gimana yaaa? udah bodo! 

Oke , sekian dari saya, selamat ulang tahun untuk saya




With Love,


Cindy Permata Putri :)


Wednesday, May 2, 2012

I Will

Song by The Beatles


Who knows how long I've loved you
You know I love you still
Will I wait the lonely lifetime
If you want me to, I will


For if I ever saw you
I didn't catch your name
But it never really mattered
I will always feel the same


Love you forever and forever
Love you with all my heart
Love you whenever we're together
Love you when we're apart


And when at last I find you
Your song will filll the air
Sing it loud so I can hear you
Make it easy to be near you
For the things you do endear you to me
Oh You know I will
I will... 





Wednesday, April 4, 2012

Kisah Dua Hari

Hai semuanya! Aku mau berbagi cerita lagi nih. Cerita ini berlangsung dua hari, hari ini dan kemarin. 2 hari itu gak bakalan aku lupain. Seru banget! Walaupun capek soalnya seharian aktifitas, tapi aku seneng banget karena baru kali ini ngalamin momen-momen berharga sama satu angkatan. Hilang sudah semua rasa canggung di antara kami. Semuanya tersenyum bahagia saat momen-momen itu. Kami manfaatkan sebaik-baiknya karena sebentar lagi kami mungkin tidak lagi satu sekolah. 

Diawali hari Selasa, bisa dibilang hari itu adalah hari yang pas buat mengabadikan momen-momen penting. Tujuan utama hari itu sih cuma foto buat katalog tapi kalo cuma gitu doang kayaknya nggak seru. Kami pun memutuskan untuk berfoto dengan gaya kami masing-masing kelas. Pokoknya seru deh! Gak tau kapan bakal kayak gini lagi :')

With IX C family♥ (Aku ketiga dari kiri ^^)


Asix Generation♥
Hari kedua, hari ini, hari Rabu, di mana angkatan kami memperoleh pelajaran yang luar biasa berharga bagi kami. Usai solat dhuhur dan makan siang, kami langsung berangkat menuju panti asuhan dekat sekolah kami. Betapa bahagianya kami bisa berbagi untuk sesama. Nggak cuma sampe situ. Setelah itu, sebagian dari kami berangkat ke panti asuhan cacat ganda. Di sana itu... nggak bisa dijelasin deh! Yang jelas, banyak yang terharu ngeliat kondisi mereka. Namun kami senang bisa bercanda dan tertawa bersama mereka. Nggak lupa, kita minta doa restu biar UN besok lancar dan bisa lulus semua (amin!). Sumpah aku paling favorit sama momen satu ini.

At Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah

Makasih buat SMP IT PAPB terutama para guru sama @Generation_6. Yakin deh nggak bakal lupa sama semuanya! I Love you all so much! :)




With Love,


Cindy Permata Putri

Jang Nara – 천애지아 (Cheonaejia) - Dong Yi OST


Sebenernya sih aku bukan penggemar lagu korea. Tapi ni lagu bagus dan punya makna dalem. Ok, check this out!

Hangul:
저 하늘위 눈물로 그린
바람의 속삭임
고운 그 빛 따라가
그 속에 잠든다
그리움 다 가진 그곳은
아련한 기억 속 그 곳은
들꽃처럼 사라져 버리는
하늘 꽃 그리움들
노을아 노을아
하 늘을 내려라
꿈길 가득 부르는 소리
노을아 노을아
별빛도 울려 날아라
노을아 노을아
하늘을 내려라
꿈길 가득 부르는 소리
노을아 노을아
별빛도 울려 날아라
그리움 닿는다.
꿈길을 걷는다.

Romanization:
jeo haneur wi nunmullo geurin baramui soksagim
gubigubi ttaraga geu soge jamdeunda
geurium dahajin geugoseun aryeonhan gieoksog geugoseun
deulkkoccheoreom sarajyeo beorineun haneur kkoc geuriumdeul
neora neora haneuri naeryeora kkumgir gadeug heureuneun sori
neora neora byeolbicdo ollyeo narara
geurium datneunda kkumgireur geotneunda

English Translation:
The green sky above, the winds whispering of tears
Fall asleep in along winding road
Yearning for a place that looked vaguely in memory
Like the wildflowers that disappear and the longing for the sky that lay
You, you are the sky that filled with flowing dream
You, you are the star that raise and fly
Yearning to walk in the closed dreamy road




Thursday, March 29, 2012

Tragedi Kamis Siang

Hai semuanya! Udah lama nggak update blog. Sekarang lagi sibuk US. Mumpung ada waktu senggang aku mau berbagi sedikit cerita tentang hari ini. Cerita ini cuma sebagai hiburan aja. Check this out!

Hari Kamis ini berjalan seperti hari-hari biasa. Bertempur dengan soal-soal US IPA dan bahasa Jawa. Terus dilanjutin sama pemadatan IPS buat keesokan harinya. Pemadatan berjalan lumayan lancar. Ada sedikit penganggu di sana. Tapi nggak penting lah! Terus setelah pemadatan kita langsung pulang.

Ini kayaknya jemputan bakal lama banget datengnya. Woiiii, kapan pulaaang?! Dan untuk membunuh waktu aku dan temanku ngobrol nggak jelas. Lagi asik ngobrol, tiba-tiba temenku mandang aku dengan wajah dan tatapan mata nggak enak, aku pun menghentikan obrolanku dan menengok ke belakang. Oh ternyata guruku (datar banget ekspresinya-_-). 

Dan aku pun menyapa, "Assalamualaikum, Pak!"
"Wa'alaikumussalam. Eh, mbak, kamu ke kantor sana!"
"Emoh ah pak udah 4kali bolak-balik ke sana!"
"Ayo to, tu lho ada yang lagi bancakan nasi pecel..."
"Ngga mau ah! ntar direkrut jadi apoteker lagi!" 

Tapi karena penasaran, akhirnya kuputuskan ke kantor guru. Kehadiranku langsung disambut dengan hangat rupanya. Dan sudah sangat bisa ditebak, pertanyaan-pertanyaan muncul dari para guru. (Udah lupain moment yang satu ini, ngga penting dan bikin orang benci *eh)

Akhirnya setelah berperang memperebutkan nasi pecel dan apotek, aku dan temanku pulang dengan perasaan ndongkol. Di tengah perjalanan pulang, bencana sepertinya belum berakhir, orang ngga penting datang menghadang jalan pulang. Tu orang bikin pulang tambah lama aja! Tapi tuh orang malah ngasih es teh. Makasih hlo-_-

Sebenernya ada satu adegan penting lagi tapi itu di skip aja. Dan sampe rumah bencana juga belum berakhir dan akhirnya bikin aku jadi gilak sendiri.

Oke sekian dari saya. Kalo ada adegan sama kata-kata yang nggak enak aku mohon maaf. Sekedar hiburan pribadi kok, nggak suka ya nggak papa sih :)


With Love,


Cindy Permata Putri


Friday, March 16, 2012

Random #part3

Sebenernya bingung juga mau nulis apaan coba? Ntar kalo nulis gini salah gitu tambah salah. Nggak usah buat blog sekalian! Wkwkwk.

Nggak tau kenapa nih ya writefobia ku kambuh lagi. Udah sekian lama nggak ngarang tulisan lagi. Bahkan aku memutuskan untuk mengundurkan diri di sebuah ajang kompetisi mengarang tingkat kota. Setelah apa yang dialami selama 5 bulan belakangan ini sepertinya nggak bakal sanggup nulis lagi. Doain aja mudah-mudahan bisa ngarang lagi dalam waktu dekat. Saat ini mungkin biar aku saja yang tahu goresan kisah hidupku :')

#Random! Benar-benar random! 

With Love,


Cindy Permata Putri

Saturday, March 3, 2012

Invisible!

Song by Skylar Grey

 
I take these pills to make me thin
I dye my hair, and cut my skin
I tried everything, to make them see me
But all they see, is someone that's not me

Even when I'm walking on a wire
Even when I set myself on fire
Why do I always feel invisible, invisible
Everyday I try to look my best
Even though inside I'm such a mess
Why do I always feel invisible, invisible

Here inside, my quiet hell
You cannot hear, my cries for help
I tried everything, to make them see me
But every one, sees what I can't be

Sometimes when I'm alone
I pretend that I'm a queen
It's almost believable

Friday, March 2, 2012

Primadona

Song by Sherina

Kutahu suatu saat akan kuhapus semuanya
Kriteria emas yang selama ini membelengguku
Kutahu suatu saat kuakan benar-benar hidup
Dengan gaya dan aturan yang sudah teramat kudambakan


Jadi tunggu saja pasang kelima panca inderamu
Camkan dengan pasti kuyakin kau akan

Berhenti menggelengkan kepalamu
Berhenti membangun pertahananmu
Kau akan sadar kau akan tahu
Bahwa kau bukan primadona


Kutahu suatu saat akan ada sebuah era baru
Di mana saatnya kuberbalik dan menertawakan teorimu

Kutahu suatu saat kita akan bertemu lagi
Dan seakan kau tak mengenalku tapi aku sudah tak peduli



Saturday, February 25, 2012

My Memories with PAPB in The Past #part 2 : Cerminan Masa Lalu

"Sampailah aku di sekolah itu. aku melihat suasana sekolah itu. ramai. murid-murid di situ kulihat berlalu-lalang. mungkin itu anak OSIS. aku masih bingung di mana teman-temanku yang lain? aku berkeliling mencari mereka. Ternyata, mereka sudah duduk di tempat duduk yang telah disediakan untuk siswa kelas 6 yang mengikuti try out di sekolah itu. aku pun segera menghampiri mereka. berkumpul dan berbincang dengan mereka, demi membunuh waktu #HAHA-__-
setengah jam berlalu, keadaan menjadi tenang seketika karena MC dari acara ini telah naik ke panggung. Aku yakin, MC yang saat itu sedang mempromosikan sekolah itu adalah guru dari sekolah itu. aku memperhatikan betul MC itu. berwibawa, ramah, sense of humor. itu yang kutangkap setelah memperhatikan MC tersebut. setelah itu, aku melihat tim paduan suara dari sekolah itu. bagus, batinku. jika aku bersekolah di sini aku pasti bisa seperti mereka, pikirku. sejak itulah aku bercita-cita menjadi salah satu anggota paduan suara dimanapun aku sekolah nanti ....." (My Memories with PAPB, October 2011)

Masih jelas bayang-bayang itu dibenakku, seakan mereka masih di depan mataku. Nyatanya tidak ada, tidak akan pernah ada untuk selamanya!

2 tahun berlalu. Aku kelas sembilan sekarang. Aku berkenalan dengan siswa kelas 7 baru. Kuperhatikan wajahnya, tatapan matanya dan tingkah lakunya. Tunggu... ada yang aneh, sepertinya aku pernah melihat anak ini. Sudah lama, tapi kapan? Coba kuingat... adek kelasku SD, bukan? Bukan... bukan, dia nggak daftar di sekolahku. Terus siapa? Perlahan aku ingat, aku tertunduk dan teteskan air mata, kulihat wajahnya kembali, kulihat senyumnya, kulihat siapa yang dilihatnya, dia itu DIRIKU! Dia masa laluku, dia adalah aku yang dulu. Aku tidak salah lihat. Memang benar!


Kudengarkan juga cerita-ceritanya, seperti aku dulu. Kuperhatikan siapa yang dikaguminya juga sama. Kulihat juga apa yang disukainya, persis! Dan aku rasakan perasaannya... sama seperti aku dulu. 


Dia memang cerminan masa laluku. Aku harap dia dapat menikmatinya, dan mempertahankannya hingga masa mendatang. Tidak sepertiku tentunya :')





With Love,


Cindy Permata Putri :)