Sebelumnya aku minta maaf jika posting ini sedikit sensitif. Aku hanya ingin lega, itu saja. Just enjoy and happy reading! :)
Aku mengagumi seseorang. Dia bijaksana. Dia inspirasiku. Dia baik hatinya walaupun hanya aku saja yang menganggap dia baik. Dan kalian mengenalnya. Rasa kagumku tak muncul tiba-tiba. Rasa kagumku SANGAT beralasan. Aku tidak menguminya secara perasaan saja, tapi secara perasaan dan pikiran. Di sini sudah sangat jelas bahwa aku TAK MENYUKAINYA. Aku MENGAGUMINYA karena dia inspirasiku.
Kupendam perasaan kagum ini dalam hati. Kurasakan sendiri dalam hati dan pikiran tentang rasa kagumku. Tapi aku rasa, aku TAK PERLU melakukan itu. Mengapa harus aku sembunyikan? Mau diapakan lagi jika hati dan pikiranku sudah menguminya? Apa kalian ingin bilang "jauhi dia dan bencilah dia" ? Atau kalian akan terus mencemoohku agar aku bisa benci dan berubah pikiran?
Mungkin saat ini, atau besok, atau kapanpun aku bisa bilang "aku membencinya, dia itu siapa?". Tapi kalian apakah mendengar kata hatiku? Bisakah kalian dengar itu. Ya, hatiku berkata "aku tidak bisa melakukan itu kawan! biarkanlah aku!"
3 tahun sudah aku memendam perasaan ini. Sudah, aku ngerti kalian pasti akan menjawab, "nggak usah berlebihan deh!" iya, ya, udah nggak usah bilang, aku ngerti banget kalian pasti akan bilang gitu. Aku ngerti perasaan dan pikiran kalian. Tenang, aku takkan menyalahkan kalian. Itu hak kalian untuk menilaiku. Aku nggak marah kok :)
Aku cuma pengin satu dari kalian: Tolong, biarkan aku. Kalau perlu anggap aku tak ada. Sungguh dan maaf, aku tidak bisa menuruti permintaan kalian untuk tidak seperti ini lagi. Maaf kawan, sungguh maaf, aku tak bisa.
Aku mohon, kalian bisa sangat-sangat mengerti :')
Maaf dan terima kasih,
Cindy Permata Putri :)
No comments:
Post a Comment