Monday, October 5, 2015

05 Oktober 2009: Terlupa, Dilupa.

Ketika kamu punya kenangan yang seumur hidupmu takkan kamu lupakan. Tapi ketika bertahun-tahun lamanya kamu mulai terlupa apa yang sebenarnya terjadi pada waktu itu. Kamu ingat kejadiannya, semua detailnya, tapi kamu lupa akan emosi yang terjadi pada waktu kejadian itu.

Apa itukah yang saat ini kualami? Mungkin.

Sudah enam tahun berlalu sejak kejadian itu. Aku masih merasa bahwa kejadian itu berpengaruh banyak dengan alur cerita hidupku. Memang benar. Seandainya kejadian itu takpernah terjadi, mungkin, aku takkan bisa menulis cerita-cerita yang penuh dinamika untuk kubagikan di sini, Mungkin, kisahku di putih-biru akan biasa-biasa saja. 

Sempat terlintas di pikiranku bahwa hanya aku yang menganggap semua ini penting. Kurasa benar. Ya, memang semua itu penting bagiku karena kejadian itu berpengaruh pada hidupku, bukan hidupmu. Berpengaruh pun mungkin hanya sebagian kecil dari bagian hidupmu. 

Sepertinya aku mulai melewati suatu masa, masa di mana aku akan lupa karena ada sesuatu yang dapat membuatku lebih bahagia daripada apa yang terjadi saat tiga tahun itu. 

Tapi, bukan berarti aku membencimu. Aku takkan melupakan semua jasamu padaku. Seperti yang pernah kukatakan, Semua orang yang pernah menjadi bagian dari hidupku adalah penting, termasuk kamu, dan semua peristiwa yang pernah kita alami bersama. Aku masih mengagumimu. Namun mungkin dengan intensitas yang berbeda. 

Hm, apa ini berarti aku akan benar-benar kehilanganmu? Tidak lagi like gonna lose you?

Aku tak yakin jika posting tahunan ini akan menjadi posting yang terakhir. Jujur, aku sebenarnya takut aku akan melupakan sama sekali dengan semua cerita yang pernah kita alami. Karena itu berarti, aku akan melupakan jasamu dan menjadi orang yang "sombong" terhadapmu. 




Semoga kamu (dan aku) masih tertarik dengan cerita ini tahun-tahun berikutnya. 
Selamat 5 Oktober yang keenam.






With Love,


Cindy Permata Putri



Related Posts:


No comments:

Post a Comment