Tidak terasa ya, sudah 5 Oktober yang kelima. Lima Oktober kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Memang setiap tahun punya kisahnya sendiri. Tapi entah mengapa lima oktober kali ini benar-benar berbeda.
Kebetulan, lima oktober kali ini bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Bisa pas gini ya? Inget banget Idul Adha 4 tahun yang lalu, di mana saat itu terjadi. Di mana kau harus kupegang erat. Di mana kau tak kuizinkan untuk pergi...
Kini, entah mengapa sejak lima Oktober yang kelima ini, aku jadi sangat ingin menjagamu. Benar-benar tak kuizinkan untuk pergi. Aku lebih menghargai hadirmu. Meski kita tak berada di satu tempat seperti lima tahun yang lalu, jarak ratusan meter yang memisahkan kita. Meski tingkahmu kadang membuatku sakit. Tapi sungguh, aku benar-benar takizinkan kamu untuk pergi!
Entah, aku kehabisan kata untuk mendeskripsikan lima Oktober kelima ini.
Karena pagi itu duka. Sangat sedih.
Pokoknya, kamu benar tak kuizinkan pergi!
Jangan!
Aku sudah kehilangan.
Aku pernah (merasa) kehilangan.
Aku baru saja kehilangan.
Benar-benar kehilangan
Jangan kamu, jangan.
Tolong. Jangan. Pergi.
Selamat Lima Oktober kelima.
I'm afraid to lose you more than this post.
With Love,
Cindy Permata Putri
Related Post:
No comments:
Post a Comment